kiara menatap jauh.
sudah hampir 3600 detik ia hanya memandang kosong.
berbagai macam pikiran hadir dan menghilang.
dia pun menghela nafas.berat.
ada galih,duduk disebelahnya.
dengan muka bertanya-tanya.
hatinya pun resah.
"iya,atau tidak."
kiara perlahan menatap si pemuda.
tak berucap kata.
rasanya ingin telepati saja.
dengan segala keberanian,akhirnya berbicara.
aku takut.apa yang sudah kujaga selama ini,akan hancur.
aku bahagia.dan denganmu,mungkin aku akan lebih bahagia.
tapi sampai kapan?
haruskah ku persiapkan dulu sampai akhir waktunya?
sehingga nanti,pada akhir,tak akan seperih itu?
mata cantik itu perlahan terlihat kabur.air menggenanginya.
sang pemuda hanya terenyuh.
dia tak ingin berbual menyenangkan hati sang pujaan.
aku bukan Tuhan.
aku pun tidak tahu apa aku akan membuatmu senang.
tapi Malam berbisik padaku.
dan aku pun sudah berjanji dengan Malam.
aku akan menjagamu,mungkin dekat,ataupun jauh.
melihatmu senang akan hidup,sudah menjadi bahagia buatku.
tapi,aku ingin memiliki hati itu.
tidak sepenuhnya,karena itu milikmu.
setidaknya ingin kulukis cerita disitu.
dan mata itu bertemu.tak banyak yang terucap.
hanya hati yang sudah terikat.
Tuesday, March 26, 2013
Thursday, March 14, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)
Awal Mula Kita
Hari ini setahun yang lalu.. Aku baru saja membuka pintu kamarku saat layar ponsel ku menyala dan terlihat notifikasi pesan darimu. Kau se...
-
Malam ini aku sedang menertawakan seorang perempuan. Tertawa akibat jatuh hati yang tak disengaja. Lucu memang. bercermin mentertawakan ...
-
Mungkin tuhan telah menunjukan yang terbaik untukku Menjauhkanmu dariku menunjukan siapa dirimu sebenarnya Mungkin tak selamanya.. Mungk...