Friday, February 14, 2014

Apa ku pernah?

Apa kau sanggup meninggalkanku?
Kau pernah sanggup mencintaiku

Apa kau perlu membenci aku?
Aku pernah kamu perlukan

Apa kau ingin melupakanku?
Kau pernah ingin aku ingatkan

Apa kau mampu menyakitiku?
Kau pernah mampu melindungiku

Apa kau bisa hidup tanpaku?
Kau pernah bisa hidup denganku

Apa kau rela aku bersedih?
Kau pernah rela menangisiku

Apa kau tidak percaya aku?
Dulu kau pernah meyakinkanku

Apa kau mampu cari yang lain?
Kau pernah mampu terima aku

Apa kau sanggup mengacuhkan aku?
Kau pernah sanggup perhatikanku

Apa kau lari dariku?
Kau pernah mengejar aku

Apa ku hina dimatamu?
Kau pernah senyum memandangiku

Apa kau tetap memilih yang lain?
Kau pernah tetap memilih aku

Apa kau bangga khianatiku?
Ku pernah bangga engkau setia

'dear larry'

Valentine?

Entah aku tak mengerti mengapa orang-orang begitu bersemangat dengan hari valentine. Memberi coklat bunga atau hadiah lainnya, Nuansa pink begitu terasa saat memasuki pusat perbelanjaan. Dari dulu sampai saat ini aku hanya menganggapnya sama seperti hari lainnya. Bagiku setiap hari adalah hari yang spesial untuk orang yang disayangi. Setiap hari adalah waktu yang tepat untuk mengatakan sayang. Dari pada menunggu 14 febuari hanya untuk mengatakan sayang, lebih baik menunggu saat dan orang yang tepat untuk bertukar tulang. Aku menjadi tulang rusukmu kamu menjadi tulang punggungku. Lebih baik menunggu saat yang tepat untuk menjadikanmu halal bagiku. Menjadi imamku. Karena wanita mana yang tak bahagia ketika lelaki yang ia cintai menjadi imam shalat-nya.

Awal Mula Kita

Hari ini setahun yang lalu.. Aku baru saja membuka pintu kamarku saat layar ponsel ku menyala dan terlihat notifikasi pesan darimu. Kau se...