Monday, September 25, 2017

untukmu yang memintaku

ini tulisan pertamaku untukmu,
pria yang memintaku menulis untuknya sebagai hadiah ulang tahun.
maaf sayang ini terlalu cepat
terlalu cepat dari yang kau minta
terlalu cepat dari yang aku rencanakan

tapi tak apa.
meskipun aku bertanya-tanya sejak kapan kau menyukai tulisan seperti ini,
aku senang akhirnya bisa menuliskan sesuatu untukmu
berterimakasih untuk semua yang telah kau berikan
sesuatu yang tak pernah bisa diungkapkan lewat kata.
semoga tulisan ini bisa mewakilinya
semoga tulisan ini bisa menjawab keraguanmu

ah, ya kita pernah saling meragu
aku tak naif,
aku pernah berfikir kita hanya sementara
aku juga tau,
kau pernah berfikir aku tak bisa serius.
memang menyebalkan.
aku takut waktuku terbuang percuma untukmu.
sedangkan kau?
entahlah hanya kau yang bisa menjawab ketakutanmu sendiri

sayang,
mengapa kau begitu hangat belakangan ini?
apakah ragumu telah terjawab?
apa kini kau yakin dengan pilihanmu?
kuharap jawabannya iya

sayang, ingatlah..
meskipun tak pernah ada momen spesial diantara kita
meskipun tak ada 'our song' diantara kita
meskipun kau lupa saat kita pertama bertemu,
kau tetap..
satu-satunya yang bisa mengalahkan keras kepalaku
satu-satunya yang begitu sabar dengan ego ku
satu-satunya yang berbeda diantara banyak pria yang pernah ku temui

terimakasih,
untuk setiap pelukan yang kau berikan,
kau tak tau betapa menyenangkannya itu.
untuk setiap waktu yang kau luangkan,
kau tak tau betapa berharganya itu
meskipun seringkali kau begitu menyebalkan
tapi tak apa. aku tetap senang.

semoga tulisan kecil ini bisa membuatmu tersenyum.
mengurangi setiap hari buruk yang kau lalui.
sampai bertemu ditulisanku berikutnya.

Awal Mula Kita

Hari ini setahun yang lalu.. Aku baru saja membuka pintu kamarku saat layar ponsel ku menyala dan terlihat notifikasi pesan darimu. Kau se...